Di bawah ini adalah refleksi seorang pembaca KOMPAS dari Purworejo setelah membaca artikel saya bertajuk Kejahatan Sebagai Folklor.  Klik di sini untuk membaca surat pembaca tersebut. Adapun artikel Kejahatan Sebagai Folklor dapat dicari dengan mengetik di search engine yang ada di situs ini:

 

Retribusi Parkir di Purworejo

Saya mengapresiasi positif atas tulisan yang berjudul “Kejahatan sebagai Folklor” (oleh Manunggal K Wardaya, dosen Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto) pada rubrik Forum, Kompas (Sabtu, 19 Juni 2010).

Salah satu kutipannya menyatakan, “Oleh karena itu, manakala kita dipungut uang retribusi parkir tanpa diberi karcis parkir oleh sang petugas, hal demikian tak dipandang dan disikapi sebagai permasalahan yang berarti. Tak pernah ada perbaikan terhadap sistem pemungutan retribusi parkir yang amat memberi celah korupsi petugas parkir yang pada akhirnya berperan terhadap penerimaan kas daerah.”

Hal itu juga terjadi di Purworejo. Dari sekian banyak area parkir, petugas parkir tidak pernah memberikan karcis. Sepertinya pengelola parkir memang tidak menyediakan karcis karena petugas tidak terlihat memegang karcis.

Anehnya, sepeda motor yang diparkir tidak boleh dikunci setir/setang dengan alasan biar mudah dipindah saat merapikan posisi sepeda motor. Tentu ini membuat pemilik tidak nyaman saat memarkir sepeda motornya, takut hilang. Yang biasa dikunci saja bisa hilang atau dicuri, apalagi yang tidak dikunci. Ditambah lagi, seorang petugas harus menangani area parkir yang cukup luas. Tentu pengawasan terhadap sepeda motor yang diparkir tidak akan terkontrol. Petugas hanya memungut uang retribusi parkir saja.

Andaikata sepeda motor yang diparkir hilang, akan menjadi tanggung jawab siapa? Kalau lapor ke kepolisian, dengan bukti apa kalau kita telah parkir di area tersebut, sedangkan karcis parkir tidak ada.

Kalau memang Pemerintah Kabupaten Purworejo ingin meningkatkan pendapatan daerah dari retribusi parkir, ada baiknya ditinjau lagi sistem dana manajemen parkirnya. Bukan sekadar menyerahkan masalah parkir kepada pihak ketiga dan tanpa pengawasan yang baik. ANDI’ HASLAN SAPUTRA RT 002/RW 001 Kelurahan Doplang, Purworejo