Tag Archive: hak hidup


Hak Hidup dan Pidana Mati

Versi unedited dari artikel yang dimuat di kolom WACANA Suara Merdeka, 19 September 2013. Versi online dapat dibaca di sini

Di Hari kebebasan Pers Dunia 3 Mei silam, kalangan jurnalis tanah air memeringati banyaknya jurnalis yang terampas hak hidupnya dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya. Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) mencatat tak kurang dari 55 jurnalis menjadi korban kekerasan sepanjang 2011-2012. Masih misteriusnya kasus terbunuhnya Munir dan aneka perampasan hak hidup dalam pelanggaran HAM berat masa lalu lainnya menjadi catatan tersendiri yang memprihatinkan jelang akhir pemerintahan Presiden SBY. Tulisan ini oleh karenanya hendak membahas mengenai hak hidup sebagai hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun tersebut dan kontekstualitasnya dalam permasalahan kebangsaan dewasa ini. Tulisan ini dirasa relevan setelah Rakernas Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta  pidana mati bagi koruptor. Continue reading

Advertisements

  [1]

Oleh: Manunggal K. Wardaya[2]

Download MS-Word

Pendahuluan

Salah satu muatan UUD 1945 hasil perubahan yang membedakannya dengan UUD sebelum perubahan adalah adanya muatan Hak Asasi Manusia. Tercantum dalam Bab tersendiri yakni Bab XA, UUD 1945 terbilang sebagai Konstitusi yang demokratis dan berpaham kedaulatan rakyat. Setelah Konstitusi RIS 1949, Indonesia kembali memiliki suatu hukum dasar yang bermuatan pengakuan HAM dengan cukup komprehensif. Jaminan dan pengakuan HAM ini meneguhkan Indonesia sebagai Negara demokrasi konstitusional, dimana hak dan kebebasan warga Negara dijamin akan dihormati, dilindungi, dipenuhi, dan dimajukan oleh Negara. Bahwa kewenangan negara atas hak dan kebebasan warga dan setiap orang di dalam jurisdiksinya tidak lantas menjadi pembenar dilanggarnya hak dan kebebasan dasar manusia. Hak dan kebebasan itu dapatlah dibatasi, akan tetapi bukan karena kekuasaan, melainkan dengan hukum. Continue reading

Jalan Berlubang dan Hak Hidup Warga

Unedited version dari artikel yang dimuat dalam Wacana Lokal Suara Merdeka, 4 Februari 2010. Klik  di sini untuk mendownload versi cetak dalam format PDF

Tewasnya seorang pengendara sepedamotor  bernama Cahyono Sugiarto (44) di ruas Jalan Ajibarang-Bumiayu, Banyumas menjadi lembar hitam Kamtibmas Jawa Tengah di awal tahun 2011. Sebagaimana diberitakan harian ini (2/1) Cahyono tewas diterjang sebuah truk yang melintas dengan kecepatan tinggi setelah sebelumnya mengindari kendaraan di depannya yang mengerem mendadak karena menghindari lubang di jalan. Kehilangan nyawa secara sia-sia seperti dialami Cahyono tentu bukanlah yang pertama kali terjadi di negeri ini. Begitu banyak jalan berlubang tak terurus yang siap memangsa para pengguna jalan raya baik langsung maupun tak langsung seperti kejadian di atas. Tulisan ini secara singkat akan mengulas peristiwa tersebut dari sudut pandang hukum hak asasi manusia. Continue reading