Download PDF

Manunggal K. Wardaya

Pemberitaan dalam media massa nasional pada penghujung 2006 diramaikan oleh liputan seputar beredarnya video asusila yang diduga dilakukan oleh anggota dewan berinisial YZ dan seorang perempuan berinisial ME. Kasus yang menjadi antiklimaks di tengah kegigihan DPR menggolkan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi itu mendapat porsi besar tidak saja dalam liputan infotainment, namun juga dalam pemberitaan baik cetak maupun elektronik.

Tidak berhenti hanya pada dugaan telah terjadinya tindak asusila, semakin terkoreknya kasus tersebut mengarah pada dugaan telah terjadinya tindak pidana aborsi. Dalam ‘roadshow’ nya ke berbagai televisi swasta, ME menyatakan bahwa ia pernah hamil dan menggugurkan kandungannya, buah kasihnya dengan YZ. Continue reading

Advertisements