[1]

Oleh :

Manunggal K. Wardaya S.H., LL.M.[2]

manunggal.wardaya@unsoed.ac.id

Download

PENDAHULUAN

Negara Indonesia adalah Negara kesatuan yang berbentuk Republik. Rumusan Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 tersebut merupakan positivisasi falsafah untuk bernegara secara demokratis berdasar konstitusi sebagaimana ditegaskan kemudian dalam ayat (2). Demokrasi diyakini lagi disepakati menjadi pilihan paling tepat bangsa ini diantara alternatif pilihan paham kuasa lainnya entah yang  bertradisi monarkis maupun yang teokratis.

Namun begitu,  salah satu muatan amanat aspirasi tertinggi bangsa Indonesia tersebut akhir-akhir ini (untuk kesekiankalinya) kembali mengalami erosi yang serius, tak saja dalam tataran ideologis namun juga praksis. Publik diresahkan dengan serangkaian kasus cuci otak dan penipuan yang terkait dengan aktifitas makar pendirian sebuah Negara Islam Indonesia (NII). Melalui pelbagai tindakan terdesain-terencana dan sadar untuk mengganti ideologi negara Pancasila dengan ideologi negara agama, munculnya (kembali) NII ke permukaan adalah  bukti mutakhir akan cabaran bahkan gangguan riil terhadap eksistensi NKRI ini dalam tingkat keseriusan yang amat tinggi. Tulisan ini hendak membahas secara singkat mengenai aspirasi negara agama dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia dan fenomena NII dalam perspektif Hukum Tata Negara. Continue reading

Advertisements