Dimuat di Kolom WACANA, SUARA MERDEKA, 18 Mei 2001

APA yang terjadi ketika ahli kedokteran dan farmasi dilarang meneliti virus AIDS, hanya karena penyakit ini dianggap hina, menjijikkan, dan terkutuk?

Akankah para ahli itu dapat merekomendasikan kepada warga dunia tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghindari penyakit mematikan itu? Akankah pula mereka berhasil menemukan serum, obat, jamu, atau apa saja yang dapat menanggulangi penyakit yang mengancam eksistensi umat manusia itu?

Bagaimana pula dengan masyarakat tanpa pengetahuan, penyuluhan tentang AIDS?

Masyarakat akan terbawa kepada kesesatan, dengan beramai-ramai mengutuk, sedangkan mereka sendiri tidak tahu apa sebenarnya AIDS, bagaimana ditularkan.

Lebih celaka lagi, jika mereka mengutuki penyakit ini dalam keadaan mengidap penyakit itu tanpa menyadari. Continue reading

Advertisements